TestTerminal
Centralized Quality Engineering platform dengan NestJS modular core, PostgreSQL UUID hierarchy, 50+ MCP tool operations, dan integrasi Lark 3-Part bi-directional editing.
Video Walkthrough: TestTerminal Interface
1. Executive Summary & Ringkasan Dampak
Rancang bangun platform Test Case Management System (TCMS / TestTerminal) skala enterprise dari titik nol hingga production-ready merupakan pencapaian strategis dalam transformasi tata kelola penjaminan kualitas rekayasa perangkat lunak. Dikerjakan secara mandiri oleh seorang solo developer (Habib Astari Adi — Software Engineer) dalam rentang waktu yang sangat terbatas yaitu 3 bulan, proyek ini berhasil menjawab tantangan skalabilitas, integrasi otomatisasi, dan efisiensi operasional tanpa mengorbankan standar keamanan enterprise.
Matriks Perbandingan Kondisi (Sebelum vs. Sesudah TCMS)
| Parameter Pengujian | Sebelum (Legacy / TestLink / Spreadsheet) | Sesudah (Monex TCMS Platform) |
|---|---|---|
| Total Test Case | Terfragmentasi, beda versi, diinput manual | Terpusat secara real-time, terstruktur & filterable |
| Pass Rate Regresi | Disusun manual pada outdated spreadsheet | Diuji dan dikalkulasi otomatis (auto-calculated) |
| Konteks Bug / Issue | Sering hilang/terputus dari pelacakan (lost context) | Terhubung langsung 2-arah (linked) ke Jira Issue |
| Hasil Automation | Diperiksa secara manual dari log eksekusi | Auto-report instan dan notifikasi otomatis via Lark |
4 Pilar Utama Arsitektur Monex TCMS
Menyediakan layanan Multi-tenant SSO terintegrasi penuh dengan Zitadel (OIDC/OAuth2), pemetaan identitas otomatis, RBAC, dan pembatasan modul dinamis per tim (@RequireModule).
Struktur folder rekursif kedalaman tak terbatas (self-referencing FK), versioned test cases, test plans, builds, dan penyimpanan artefak media Cloudflare R2 (S3-compatible).
Sinkronisasi dua arah untuk ekosistem Jira dan Lark, webhook listener aktif, dan standard response envelope seragam di seluruh modul NestJS.
Manajemen kredensial akun uji terenkripsi di Vault, alokasi akun berbasis antrean, dan alur alokasi atomik (atomic checkout/lease) untuk mencegah bentrok data antar-penguji.
